Senin, 18 Februari 2013
rinduku
Dalam heningya malam
Dan dari tiap kedipan mataku
Entah mengapa pada saat yang bersamaan bayangan indah wajahnya berkelebat terus di dalam memori otakku
Meskipun sesaat, namun gejolak yang ditimbulkannya seakan-akan memaksa diri untuk tidak mengatakan tidak
Bahwasannya aku sungguh rindu padanya
Yang dulu selalu memberikan kesegaran disaat hatiku mulai gundah
Yang dulu kerap memberikan senyum indahnya disaat perjumpaan
Yang dulu sering memberikan motivasi disaat ku terpuruk oleh waktu yang melelahkan
Oh Tuhan…
Aku rindu dengan senyumannya
Aku rindu dengan tatapannya
Aku rindu dengan tawa dan candanya
Aku rindu dengan sikap manjanya
Aku rindu dengan keluhuran dan keanggunan sikapnya
Aku rindu dengan apa yang ada di dirinya
Dan aku sungguh rindu dengan dirinya…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar